News Update :

Liga Italy

Liga Spanyol

Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Liga Italy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Italy. Tampilkan semua postingan

Nigel De Jong Senang Gabung AC Milan

Kamis, 30 Agustus 2012


Nigel De Jong akhirnya resmi berlabuh ke AC Milan. I Rossoneri telah merampungkan transfer senilai 3,5 juta euro untuk mendatangkan gelandang asal Belanda tersebut dari Manchester City.
Milan mengalahkan klub rival sekotanya FC Internazionale yang juga berminat mendatangkan pemain berusia 27 tahun tersebut.
"Saya senang bisa bergabung dengan Milan. Milan adalah sebuah klub yang luar biasa dengan sejarah besar," kata De Jong seperti dilansir Football Italia. "Milan akan kompetitif, baik di Italia maupun di Eropa," tambah pemain timnas De Oranje itu.
Mantan gelandang Ajax Amsterdam dan Hamburg SV itu juga menyatakan sudah tak sabar melakoni Derby della Madonnina. "Setelah merasakan derby Manchester, kini saya ingin merasakan derby Milan," tutur De Jong.

FC Internazionale Nyaris Dikalahkan Vaslui

FC Internazionale kembali memperlihatkan hasil kurang bagus di laga leg kedua Liga Europa setelah bermain imbang 2-2 melawan FC Vaslui dalam pertandingan play-off di Stadion Giuseppe Meazza, Jumat (31/8) dini hari WIB.

Hasil tersebut membuat Inter memastikan lolos ke fase grup dengan agregat 4-2, mengingat mereka mencatat kemenangan 2-0 di kandang Vaslui pada leg pertama.

Ini merupakan kali kedua Inter tidak meraih kemenangan di kandang dalam kiprah mereka di Eropa. Pada babak ketiga kualifikasi, Inter ditaklukkan Hajduk Split 2-0. Kali ini, Vaslui memaksa Nerazzurri bermain imbang di leg kedua play-off.

Sebelum pertandingan dimulai, kiper Julio Cesar mendapat kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan kepada fans klub yang telah dibelanya selama tujuh tahun. Cesar yang menitikkan air mata dalam perpisahan itu mendapat hormat dari para pemain Inter.

Tidak ingin mengulangi hasil di leg kedua kualifikasi, Inter langsung melakukan tekanan ke pertahanan Vaslui. Pada menit ke-12, Antonio Cassano nyaris membawa Inter unggul setelah menerima umpan sundulan Walter Samuel, tapi tendangannya hanya menggetarkan mistar gawang.

Malapetaka menghampiri Inter di menit ke-33. Liviu Antal yang lolos dari jebakan off-side menyambut umpan Nicolae Stanciu, sehingga terpaksa dijatuhkan Luca Castellazzi di kotak penalti. Kiper Inter ini diganjar kartu merah, dan tim tamu mendapatkan hadiah penalti.

Pelatih Andrea Stramaccioni lalu menarik keluar Cassano, dan memasukkan kiper ketiga Ved Belec. Stanciu yang dipercaya sebagai algojo sukses membobol gawang Belec.

Tertinggal satu gol, Inter berusaha menyamakan kedudukan. Peluang diperoleh Coutinho dan Yuto Nagatomo, tapi belum menghasilkan gol. Skor 1-0 menutup babak pertama.

Samuel yang bermain buruk di babak pertama ditarik keluar, dan digantikan Fredy Guarin setelah jeda. Serangan Inter makin gencar di babak kedua guna menyamakan kedudukan. 

Upaya Inter membuahkan hasil di menit ke-76. Coutinho mengawali serangan ke sektor pertahanan Vaslui, dan memberikan umpan manis kepada Rodrigo Palacio yang langsung menyarangkan bola ke gawang Lucian Sanmartean.

Namun hasil imbang hanya bertahan tiga menit. Kesalahan Belec mengantisipasi sepak pojok membuat Fernando Varela dengan mudah membobol gawang Inter, sehingga Vaslui kembali memimpin.

Gol itu menumbuhkan kepercayaan diri Vaslui untuk memperbesar keunggulan sekaligus menghidupkan peluang ke fase grup. Serangan gencar yang dilancarkan tim tamu tidak membuahkan hasil.

Bahkan gawang Sanmartean harus kebobolan menjelang pertandingan berakhir. Guarin ikut membantu serangan, dan melewati dua pemain lawan, sebelum akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time, serta menutup laga dengan hasil 2-2.

AC Milan Tak Mau Remehkan Lawan Di Grup C

AC Milan tak mau terlalu antusias meskipun mendapatkan lawan-lawan ringan pada penyisihan grup Liga Champions musim ini. Sesuai hasil akhir drawing Liga Champions yang dilakukan Kamis [30/8] malam, I Rossoneri tergabung di Grup C bersama Anderlecht, Zenit St Petersburg, dan Malaga.

"Kami telah belajar bahwa tidak ada [klub] yang boleh diremehkan, terutama di Liga Champions," ujar Direktur Milan Umberto Gandini kepada Sky Sport Italia. "Grup ini adalah grup yang sangat seimbang karena semua tim kurang-lebih berada di level yang sama," tambahnya.

"Zenit yang dilatih Luciano Spalletti tampaknya akan menjadi lawan terberat kami, sementara Malaga pantas mendapatkan respek setelah menjadi tim terbaik keempat di La Liga musim lalu,'" lanjut Gandini.

Meskipun demikian Gandini bersyukur karena Milan tidak bertemu dengan tim-tim besar di penyisihan grup. "Saya ingin mengingatkan bahwa kami bisa saja mendapatkan [grup] yang lebih buruk karena kami beberapa kali nyaris mendapatkan lawan berat. Milan adalah sebuah skuat yang butuh kepercayaan diri. Lawan-lawan kami nanti tampaknya bisa menolong skuat kami untuk tumbuh dan berkembang," kata Gandini.

Liga Inggris

 

© Copyright Skaters 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah| Custom And Edit by Yoga Adisuryo | | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.